Tiga Perkara Yang Mempermudah Rizki Manusia

Dalam Islam, ada 3 perkara yang merupakan taqdir yang tidak bisa dirubah seperti apapun usaha manusia untuk merubahnya, yaitu jodoh, kematian dan rizki. Ketiga perkara tersebut adalah keputusan mutlak keputusan Tuhan tanpa bisa diganggu gugat oleh usaha manusia

Namun demikian, dari ketiga perkara tersebut, tidak ada manusia yang mengetahui kapan kematian akan datang, seperti apa jodoh dalam kehidupan dan dari mana datangnya rizki dalam hidupnya. Tidak satupun manusia yang mengetahuinya. Oleh karena itulah, manusia diharuskan untuk berusaha agar tetap dalam kesehatan, agar tetap mencari jodoh yang baik dan berusaha menjemput rizki.

Nah, karena kita tidak mengetahui datangnya rizki, maka bagi kita usaha untuk mendatangi rizki. Dibawah ini adalah 4 perkara yang apabila dilakukan akan menguncang rizki atau mempermudah datangnya rizki yang tetu rizki yang barokah karena dilakukan dengan usaha yang baik.

Yaitu; Qiyamullail adalah bangun pada waktu malam hari untuk melakukan ibadah kepada Allah. Malam hari, terutama pada 2/3 malam hari adalah waktu yang baik bagi seorang hamba yang ingin menghadap tuhannya. Karena pada 2/3 malam, Allah turun ke langit manusia sehingga manusia yang berdoa pada waktu itu doanya akan cepat terkabul Ketika melaksanakan Qiyamullail, seharusnya ditambah dengan memperbanyak taubat kepada Allah, karena Allah sangat menyukai orang-orang yang bertaubat. Tentu orang yang disukai Allah akan mendapatkan kehidupan yang bahagia.

BiasaBersedaqah Shadaqoh dalam Islam bukan hanya berdimesi spritual akan tetapi juga mengandung unsur sosial karena orang yang mendapatkan shadaqoh akan mendapatkan manfaat dari apa yang dishadaqohkan oleh seseorang. Shadaqoh merupakan tindakan terpuji sangat dianjurkan bagi siapa saja yang mampu.

Konsep Shadaqoh dalam Islam tidaklah mengurangi kekayaan si pemberi shadaqoh, melainkan kekayaannya akan bertambah sebagaimana janji Allah kepada para dermawan. Maka seharusnyalah bagi kita untuk selalu bershodaqoh kepada siapa nsaja yang membutuhkan. Tentu, shadaqoh tidak hanya berbentuk do’a, namun juga tenaga dan fikiran serta lainnya yang memberikan nilai kemanfaatan.

Berdzikir pada awal dan akhir petang Berdzikir atau mengingat dengan menyebut atau memuji nama-nama Allah. Allah sangatlah senang terhadap orang-orang yang selalu memujinya. Sehingga akan mendapatkan rizki yang halal dan barakah. Amin.